Rabu, 03 Juni 2015

"Jangan bikin PLTU karena Pencemaran"

"Jangan bikin PLTU karena pencemaran"
bicara mengenai statement tersebut, saya sangat setuju sekali, mari kita wujudkan go green, tapi dari mana mulainya?
mulai dari hal kecil ini mungkin bisa membantu wujudkan go green.
1.apakah dirumah sudah beralih menggunakan lampu led?
2. apakah kita sudah memisahkan sampah organik dan sampah yg dapat di recycle?
3. apakah kita sudah mengurangi sampah rumah kita sendiri dgn pemanfaatan menjadi kompos?
4. apakah kita sudah mengurangi air limbah dari rumah kita? cth dgn memanfaatkan kembali air bilasan cucian untuk mencuci baju
5. apakah kita bersyukur atau mencaci saat mati listrik ? padahal  mati listrik adalah proses realisai go green, mengingat pembangkit masih menggunakan bahan bakar fosil.
6. apakah anda sudah memilih kendaraan dgn CO2 terkecil yg anda produksi saat anda akan bepergian ?
7. apakah saat antri mengisi bensin motor, anda mematikan mesin?
8. apakah anda sudah dapat mengurangi pemakaian listrik dirumah dgn membuat listrik mandiri yg ramah lingkungan ?
9. saat anda tidur menggunakan AC apakah anda masih menggunakan selimut karena kedinginan?
10. Apakah anda lebih memilih warna gelap dari pada warna terang, padahal warna gelap menyerap kalor lebih banyak sehingga boros dalam penggunaan daya AC mobil/rumah.

kembali ke "jangan bikin PLTU..."
apakah anda siap dengan pemadaman ?
apakah anda siap dengan kenaikan harga listrik , karena investasi pembangkit ramah lingkungan lebih mahal ?

kalau kita tidak siap.....mari mulai dari diri sendiri mewujudkan go green dan menciptakan listrik mandiri yang ramah lingkungan.

yakin kita bisa dan tak perlu bergantung kepada pihak lain
Tangan yang di atas lebih baik dari tangan yang di bawah. Tangan yang di atas adalah yang memberi dan yang di bawah adalah yang meminta”

pembangkit di Indonesia masih didominasi energi fosil, beberapa daerah bahkan masih menggunakan BBM yang ongkos produksinya hampir 10 x lipat dari PLTU batubara, dengan pembangunan PLTU batubara penghematan biaya dapat dilakukan dan kita akan dapat memulai membangun pembangkit ramah lingkungan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar