Minggu, 04 Desember 2016

Berfikir positif

Bagus utk Perenungan....

Bro, aku lagi butuh 500 ribu, pentingggg bangetttt, darurat. Please, tolong pinjami aku dulu ya....". :

Sahabatnya membalas: "Tunggu barang setengah jam ya bro, secepatnya nanti aku transfer".

Sudah lewat dari 1/2 jam . . satu jam . .dua jam.... tapi sahabatnya tidak juga memberi kabar. Ketika di telepon pun ternyata HP nya tidak aktif.

Ia pun mengirim SMS : "Selama ini aku tidak pernah mengecewakanmu brooo.... Tapi kenapa sekarang engkau lari dariku?!  Apa salahku?!"

Setelah dibaca, sahabatnya menelepon kembali dan berkata:
"Ya ampun, semoga Tuhan mengampunimu, Aku tidak bermaksud mematikan HP untuk lari darimu. Aku mematikan HP karena aku sedang menjual HPku untuk membantu kebutuhanmu.

Lalu, dari sisa penjualan, aku belikan HP second yang murah agar bisa menghubungimu".

Sahabat ku......
Manusia hari ini suka berprasangka karena lingkungan yang suka mempengaruhi...

Ada sangkaan baik... dan ada sangkaan buruk...

Orang yang bersantai...... disangka malas;
Orang yang pakai baju baru..... disangka pamer;
Orang yang pakai baju buruk...... disangka tidak hormat;
Orang makan banyak...... disangka rakus;
Orang makan sedikit..... disangka “diet” ketat;
Orang baik...... disangka buruk;
Orang buruk....... disangka baik;
Orang tersenyum....... disangka mengejek;
Orang bermuka masam...... disangka menyindir;
Orang mengkritik...... disangka tidak senang;
Orang diam..... disangka menyendiri;
Orang menawan...... disangka pakai susuk;
Orang sering ikut kajian/ta'lim...... disangka kelompok aliran macam-macam..

Siapa tahu..
Yang diam itu karena berdoa kepada Tuhan

Siapa tahu...
Yang tersenyum itu karena beramal

Siapa tahu...
Yang bermuka masam itu karena mengenang dosa-dosanya;

Siapa tahu...
Yang menawan itu karena bersih hati dan pikirannya;

Siapa tahu...
Yang ceria itu karena cerdas pikirannya & senantiasa mengingat Tuhan

Siapa tahu..
Yang sering ikut keagamaan itu karena merasa masih kurang ilmu...

Sahabatku........
Mari...
Hilangkan pikiran negatif....
Kembangkan energi positif...
Biasakan berpikir positif.....
Berikan seribu alasan kebaikan kepada sahabat.....

Agar hidup ini lebih inspiratif.
Tetap tersenyum, tetaplah SEMANGAT memperbaiki hati ...
Semangat terus beraktifitas

Rabu, 30 November 2016

Kata bijak

_*INI HEBAT, INI KEREN, SAYA SUKA MAKA SAYA SHARE :*_

🌳📍📍📍📍📍📍📍📍📍
_SEBATANG POHON DAPAT MEMBUAT JUTAAN BATANG KOREK API,_

📍🌳🌳🌳🌳🌳🌳🀊
_TAPI SATU BATANG KOREK API JUGA DAPAT MEMBAKAR JUTAAN POHON._

✅✅✅✅✅
_JADI, SATU FIKIRAN NEGATIF DAPAT MEMBAKAR SEMUA FIKIRAN POSITIF._

📍📍📍📍📍📍💭💭💭
_KOREK API MEMPUNYAI KEPALA, TETAPI TIDAK PUNYA OTAK,_

📍📍🔥📍🔥📍🔥
_OLEH KARENA ITU SETIAP KALI ADA GESEKAN KECIL, SANG KOREK API TERUS TERBAKAR._

🙇🙇🙇💬💬💬
_KITA JUGA MEMPUNYAI KEPALA, DAN JUGA OTAK,_

🙅🙅😡😡😡
_KITA TIDAK PERLU MUDAH TERBAKAR MARAH HANYA KARENA GESEKAN KECIL._

🐧🐧🐧🐧🐧🐧
_KETIKA BURUNG HIDUP, IA MAKAN ULAT.._

🐛🐛🐛🐛🐛🐛🐛
_KETIKA BURUNG MATI, ULAT MAKAN BURUNG._

🕛🕐🕜🕝🕙🕥
_WAKTU TERUS BERPUTAR. RODA KEHIDUPAN TERUS BERLAKU._

👎👎👎⬇⬇😔😔😔😔
_JANGAN MERENDAHKAN SIAPAPUN DALAM HIDUP, BUKAN KARENA SIAPA MEREKA, TETAPI KARENA SIAPA DIRI KITA._

☝🕥🕥💪💪💪😥😥
_KITA MUNGKIN BERKUASA TAPI ALLAH  LEBIH SANGAT BERKUASA DARIPADA KITA._

😀😍🙆😍
_WAKTU KITA SEDANG BERJAYA, BANYAK TEMAN BARU DI SEKELILING KITA._

🏃🏃🏃💨😰😰😢😢😭😭
_WAKTU KITA SUSAH, BARU KITA KENAL SIAPA SAHABAT KITA._

😪😪 🙌 👛💄💅💸💍💎
_DAN WAKTU KITA SAKIT PARAH, BARU KITA TAHU BAHWA NIKMAT SEHAT ITU SANGAT BERNILAI, JAUH MELEBIHI HARTA._

👴👵😱😱😰😰❗
_KETIKA KITA TUA, KITA BARU TAHU BAHWA MASIH BANYAK YANG BELUM KITA KERJAKAN._

👤👤👤💀💀👣👣👣
_DAN, SETELAH DI AMBANG AJAL, KITA BARU TAHU BEGITU BANYAK WAKTU YANG TERBUANG SIA-SIA._

🔋🔋💡💡🔋🔋💡💡
_HIDUP TIDAKLAH LAMA, SUDAH SAATNYA KITA BERSAMA-SAMA MEMBUAT HIDUP LEBIH BERHARGA,_

_SALING MENGHARGAI ,SALING MENGHORMATI, SALING MEMAAFKAN.
*_Semoga bermanfaat_*

Senin, 21 November 2016

Menjadi air yang mengalir

Air yang mengalir masih bisa menguap sehingga memberi kesejukan udara disekelilingnya

Air yang mengalir masih bisa mengeluarkan suara gemericik seperti suara alam

Air yang mengalir masih bisa memantulkan cahaya matahari utk menerangi ruang-ruang yang merindukan cahaya

Air yang mengalir masih bisa memberikan kehidupan daerah yang dilaluinya

Air yang mengalir masih bisa membawa dan melarutkan mineral dalam tanah utk keberlangsungan kehidupan

Air mengalir masih bisa mengurangi debu-debu diudara yang jatuh kedalamnya

Air yang mengalir masih bisa mengikis rintangan yang dilaluinya

Air mengalir masih bisa melubangi batu yang keras

-Jadilah air yg mengalir yg bermanfaat-

Minggu, 30 Oktober 2016

Negeri tanpa ayah

,NEGERI TANPA AYAH
By. Ir. Misbahul Huda.

1. Jika memiliki anak sudah ngaku-ngaku jadi AYAH, maka sama anehnya dengan orang yang punya bola ngaku-ngaku jadi pemain bola

2. AYAH itu gelar untuk lelaki yang mau dan pandai mengasuh anak bukan sekedar ‘membuat’ anak

3. Jika AYAH mau terlibat mengasuh anak bersama ibu, maka separuh permasalahan negeri ini teratasi

4. AYAH yang tugasnya cuma ngasih uang, menyamakan dirinya dengan mesin ATM. Didatangi saat anak butuh saja

5. Akibat hilangnya fungsi tarbiyah dari AYAH, maka banyak AYAH yang tidak tahu kapan anak lelakinya pertama kali mimpi basah

6. Sementara anak dituntut sholat shubuh padahal ia dalam keadaan junub. Sholatnya tidak sah. Dimana tanggung jawab AYAH ?

7. Jika ada anak durhaka, tentu ada juga AYAH durhaka. Ini istilah dari umar bin khattab

AYAH durhaka bukan yang bisa dikutuk jadi batu oleh anaknya. Tetapi AYAH yang menuntut anaknya shalih dan shalihah namun tak memberikan hak anak di masa kecilnya

9. AYAH ingin didoakan masuk surga oleh anaknya, tapi tak pernah berdoa untuk anaknya

10. AYAH ingin dimuliakan oleh anaknya tapi tak mau memuliakan anaknya

11. Negeri ini hampir kehilangan AYAH. Semua pengajar anak di usia dini diisi oleh kaum ibu. Pantaslah negeri kita dicap fatherless country

12. Padahal keberanian, kemandirian dan ketegasan harus diajarkan di usia dini. Dimana AYAH sang pengajar utama ?

13. Dunia AYAH saat ini hanyalah Kotak. Yakni koran, televisi dan komputer. AYAH malu untuk mengasuh anak apalagi jika masih bayi

14. Banyak anak yg sudah merasa yatim sebelum waktunya sebab AYAH dirasakan tak hadir dalam kehidupannya

15. Semangat quran mengenai pengasuhan justru mengedepankan AYAH sebagai tokoh. Kita kenal Lukman, Ibrahim, Ya’qub, Imron. Mereka adalah contoh AYAH yang peduli

16. Ibnul Qoyyim dalam kitab tuhfatul maudud berkata: Jika terjadi kerusakan pada anak penyebab utamanya adalah AYAH

17. Ingatlah! Seorang anak bernasab kepada AYAHnya bukan ibu. Nasab yang merujuk pada anak menunjukkan kepada siapa Allah meminta pertanggung jawaban kelak

18. Rasulullah yang mulia sejak kecil ditinggal mati oleh AYAHnya. Tapi nilai-nilai keAYAHan tak pernah hilang didapat dari sosok kakek dan pamannya

19. Nabi Ibrahim adalah AYAH yang super sibuk. Jarang pulang. Tapi dia tetap bisa mengasuh anak meski dari jauh. Terbukti 2 anaknya menjadi nabi

20. Generasi sahabat menjadi generasi gemilang karena AYAH amat terlibat dalam mengasuh anak bersama ibu. Mereka digelari umat terbaik.

21. Di dalam quran ternyata terdapat 17 dialog pengasuhan. 14 diantaranya yaitu antara AYAH dan anak. Ternyata AYAH lebih banyak disebut

22. Mari ajak AYAH untuk terlibat dalam pengasuhan baik di rumah, sekolah dan masjid

23. Harus ada sosok AYAH yang mau jadi guru TK dan TPA. Agar anak kita belajar kisah Umar yang tegas secara benar dan tepat. Bukan ibu yang berkisah tapi AYAH

24. AYAH pengasuh harus hadir di masjid. Agar anak merasa tentram berlama-lama di dalamnya. Bukan was was atau merasa terancam dengan hardikan

25. Jadikan anak terhormat di masjid. Agar ia menjadi generasi masjid. Dan AYAH yang membantunya merasa nyaman di masjid

26. Ibu memang madrasah pertama seorang anak. Dan AYAH yang menjadi kepala sekolahnya

27. AYAH kepala sekolah bertugas menentukan visi pengasuhan bagi anak sekaligus mengevaluasinya. Selain juga membuat nyaman suasana sekolah yakni ibunya

28. Jika AYAH hanya mengurusi TV rusak, keran hilang, genteng bocor di dalam rumah, ini bukan AYAH ‘kepala sekolah’ tapi AYAH ‘penjaga sekolah’

29. Ibarat burung yang punya dua sayap. Anak membutuhkan kedua-duanya untuk terbang tinggi ke angkasa. Kedua sayap itu adalah AYAH dan ibunya

30. Ibu mengasah kepekaan rasa, AYAH memberi makna terhadap logika. Kedua-duanya dibutuhkan oleh anak

31. Jika ibu tak ada, anak jadi kering cinta. Jika AYAH tak ada, anak tak punya kecerdasan logika

32. AYAH mengajarkan anak menjadi pemimpin yang tegas. Ibu membimbingnya menjadi pemimpin yang peduli. Tegas dan peduli itu sikap utama

33. Hak anak adalah mendapatkan pengasuh yang lengkap. AYAH terlibat, ibu apalagi.

Kamis, 13 Oktober 2016

Amalan unggulan

Bismillaah

"PILIH AMALAN UNGGULANMU"

Masih ingat kisah seorang sahabat yang dikabarkan Rasulullah masuk surga karena setiap malam sebelum tidur dia selalu memaafkan kesalahan orang-orang yang berbuat salah kepadanya?

Masih ingat kisahnya Bilal bin Rabbah, dalam sebuah hadist yang diriwayatkan Imam Bukhari, Rasulullah berkata kepada Bilal, “Ceritakanlah kepadaku amal apa yang amat engkau harapkan dalam Islam, sebab aku mendengar suara kedua sandalmu di surga?” Bilal menjawab: “Tidak ada amal ibadah yang paling kuharapkan selain setiap aku berwudhu baik siang atau malam aku selalu shalat setelahnya sebanyak yang aku suka”.

Masih ingat kisah seorang Wanita yang sudah bertahun-tahun dikubur namun jasad dan wajahnya tampak seperti baru dikuburkan. Bahkan dengan senyuman yang sangat berseri di wajahnya. Ketika ditanyakan kepada ibunya, apa yang telah dilakukannya selama hidup di dunia, sehingga mendapatkan kemulian tersebut. Amal istimewa yang selalu dilakukan selama hidupnya adalah tilawah Qur’an setiap habis sholat meskipun hanya sebentar.

Ada juga cerita seorang akhwat, yang terkena bencana Tsunami di Aceh saat sedang mengisi dauroh di sebuah kampus ternama di Aceh. Jasadnya tidak rusak, bahkan pakaiannya masih utuh tanpa ada yang robek. Padahal kebanyakan orang yang meninggal di lokasi yang sama dengannya mengalami luka-luka yang mengerikan. Ibu ini adalah seseorang yang senantiasa menjaga auratnya semenjak berusia baligh sampai dia meninggal dunia.

Masih dari Aceh, saat proses pencarian korban tsunami, Relawan2 yang tiap hari tugasnya berhadapan dengan mayat yang membusuk, hancur dan bau suatu hari mencium bau yang sangat wangi. Mereka penasaran pada sumber wangi itu, diantara bau busuk dari mayat2 yang lain. Bau wangi ini terasa sangat istimewa karena bertemankan bau-bau busuk yang menusuk hidung. Setelah lama mencarinya, akhirnya ditemukan sumber bau yang istimewa itu yang ternyata seorang korban tsunami. Tapi mayat ini amat istimewa, selain mengeluarkan bau wangi, jasadnya tidak rusak sedikitpun. Bahkan wajahnya dihiasi dengan senyuman. Karena istimewanya mayat ini, para relawan berusaha mencari identitas korban dengan mengumumkan penemuan jenazah tersebut kepada masyarakat. Ternyata ada anggota keluarga yang mengenali jenazah tersebut dan membawa pulang jenazahnya untuk dikuburkan secara layak. Namun, sebelum anggota keluarga membawa pulang jenazah tersebut, para relawan yang penasaran bertanya, apa yang telah dilakukan oleh jenazah tersebut selama hidupnya”?. Anggota keluarganya menjelaskan, bahwa jenazah tersebut adalah seorang hafidzah yang istiqomah menjaga hafalannya. Memuraja’ah hafalannya setiap hari.

Belajar dari beberapa cerita diatas, hendaknya kita juga memiliki amalan istimewa yang konsisten kita lakukan setiap harinya. Kemuliaan itu terlihat dari konsistennya mereka menjaga amalannya. Banyak amalan sering terkesan sederhana, tapi tidak banyak orang yang konsisten dan mampu melaksanakannya. Hanya orang2 pilihan yang mampu istiqomah dalam amalannya.

Sesungguhnya Surga itu memiliki banyak pintu, dan setiap orang akan memasuki pintu-pintu tersebut sesuai amal terbaiknya atau amal unggulannya selama hidup. Meskipun kita juga memiliki kesempatan memasuki surga melalui semua pintu seperti Abu Bakar As-Shiddiq, tapi yang paling penting adalah kita harus mempersiapkan amalan terbaik kita untuk bekal menghadap Allah kelak,  sembari memohon agar Allah memasukkan kita ke dalam golongan orang2 yang mendapatkan kemuliaan Jannah-Nya.

Dalam 24 jam, begitu banyak ibadah yang bisa kita pilih menjadi amalan unggulan kita, antarq lain:
• Sholat berjamaah
• Sholat tepat waktu
• Bersedekah setiap harinya,
• Menjaga Wudhu
• Shaum Senin-Kamis,
• Mengucapkan salam saat bertemu dengan saudara seiman,
•Tilawah Qur’an
.Menghafal al Qur’an
• Memakai pakaian terbaik saat sholat,
• dll

Allah mencintai amal yang dilakukan secara konsisten terus menerus meskipun sedikit. Maka mari kita pilih amalan super istimewa unggulan kita dan jaga agar hanya betul2 diri kita dan Allah saja mengetahuinya. Jangan biarkan keberadaan niat lain selain Allah.Kerjakanlah secara konsisten, istiqomah, tidak terputus walaupun amalan tersebut sederhana, tapi yakinlah tidak semua orang mampu istiqomah mengerjakannya. Siapa tau itu yang menjadi kendaraan kita ke Syurga-NYA.

Kamis, 06 Oktober 2016

Attitude

If
A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z
Is equal to
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26
Then
H+A+R+D+W+O+R+K =
8+1+18+4+23+15+18+11 =
98%
K+N+O+W+L+E+D+G+E =
11+14+15+23+12+5+4+7+5 =
96%
L+O+V+E=
12+15+22+5=
54%
L+U+C+K =
12+21+3+11 =
47%
None of them makes 100%
Then what makes 100% ???
Is it Money?
NO !!!
Leadership?
NO !!!
Every problem has a solution,
only if we perhaps change our
"ATTITUDE".
It is OUR ATTITUDE towards Life and Work that makes
OUR Life 100% Successful..
A+T+T+I+T+U+D+E =
1+20+20+9+20+21+4+5 =
100%
Get more at: http://goo.gl/9H2WbH

Minggu, 28 Agustus 2016

Utang pada anak

Copas
*Utang Kita Banyak ..... _pada anak-anak_*
Tidak jarang, kita memarahi mereka saat kita lelah....
Kita membentak mereka padahal mereka belum benar-benar paham kesalahan yang mereka lakukan.
Kita membuat mereka menangis karena kita ingin lebih dimengerti dan didengarkan.
..... _Tetapi,_
seburuk apapun kita memperlakukan mereka, segalak apapun kita kepada mereka, semarah apapun kita pernah membentak mereka... _Mereka akan tetap mendatangi kita dengan senyum kecilnya_
_Menghibur kita dengan tawa kecilnya..._
_Menggenggam tangan kita dengan tangan kecilnya...._
Seolah semuanya baik-baik saja, seolah tak pernah terjadi apa-apa sebelumnya.
Mereka selalu punya banyak cinta untuk kita, meski seringkali kita tak membalas cinta mereka dengan cukup.
Kita bilang kita bekerja keras demi kebahagiaan mereka, tetapi kenyataannya merekalah yg justru membahagiakan kita dalam lelah di sisa waktu dan tenaga kita.
Kita merasa bahwa kita bisa menghibur kesedihan mereka atau menghapus air mata dari pipi-pipi kecil mereka,
_tetapi_....
Sebenarnya kitalah yg selalu mereka bahagiakan. Merekalah yg selalu berhasil membuang kesedihan kita, melapangkan kepenatan kita, menghapus air mata kita.
Kita berhutang banyak pd anak-anak kita.
Dalam 24 jam, berapa lama waktu yg kita miliki untuk berbicara, mendengarkan, memeluk, mendekap, & bermain dengan mereka?
Dari waktu hidup kita bersama mereka, seberapa keras kita bekerja untuk menghadirkan kebahagiaan sesungguhnya di hari-hari mereka, melukis senyum sejati di wajah mungil mereka ?
Tentang anak-anak, sesungguhnya merekalah yg selalu "lebih dewasa" & "bijaksana" daripada kita. Merekalah yg selalu mengajari dan membimbing kita menjadi manusia yg lebih baik setiap harinya.
Seburuk apapun kita sebagai orangtua, mereka selalu siap kapan saja untuk menjadi anak-anak terbaik yg pernah kita punya.
Kita selalu berhutang kepada anak-anak kita.
-Anak-anak yg setiap hari menjadi korban dari betapa buruknya cara kita mengelola emosi.
Anak-anak yg terbakar residu ketidakbecusan kita saat mencoba menjadi manusia dewasa.
-Anak-anak yg menanggung konsekuensi dari nasib buruk yg setiap hari kita buat sendiri.
Anak-anak yg barangkali masa depannya terkorbankan gara-gara kita tak bisa merancang masa depan kita sendiri.
Tetapi mereka tetap tersenyum, mereka tetap memberi kita banyak cinta, mereka selalu mencoba membuat kita bahagia.
Maka dekaplah anak-anakmu, tataplah mata mereka dengan kasih sayang & penyesalan, katakan kepada mereka, _"Maafkan untuk hutang-hutang yg belum terbayarkan_"
_Maafkan jika semua hutang ini telah membuat Alloh tak berkenan. Maafkan karena hanya pema'afan dan kebahagiaan kalianlah yg bisa membuat hidup ayah & ibu lebih baik dari sebelumnya.....Iya, lebih baik dari sebelumnya."_
Selamat memeluk anak-anak kita... 👏

Senin, 01 Agustus 2016

Sukses

Keberhasilan itu, seperti bertepuk Dua Belah Tangan.

Brigjen TNI A Daniel Chardin:
*PETANI JAGUNG*

Di satu desa terdapat petani yg menanam jagung unggulan & seringkali memenangkan penghargaan petani dg jagung terbaik sepanjang musim.

Suatu hari, seorang wartawan dari koran lokal melakukan wawancara utk menggali rahasia kesuksesan petani tsb.

Wartawan itu menemukan bahwa ternyata petani itu selalu membagikan benih jagungnya kepada para tetangganya.

_"Bagaimana Anda bisa berbagi benih jagung dg tetangga Anda, lalu bersaing dgnya dlm kompetisi yg sama setiap tahunnya?"_ tanya wartawan, dg penuh rasa heran & takjub.

_"Tidakkah Anda mengetahui bahwa angin menerbangkan serbuk sari dari jagung yg akan berbuah & membawanya dari satu ladang ke ladang yg lain._

_Jika tetangga saya menanam jagung yg jelek, maka kualitas jagung saya akan menurun ketika terjadi serbuk silang._

_Jika saya ingin menghasilkan jagung kualitas unggul, maka saya harus membantu tetangga saya untuk menanam jagung yg bagus pula",_ jawab si Petani itu.

Petani ini sangat menyadari hukum _*"keterhubungan" ( law of attraction)*_ dalam kehidupan. Dia tidak dapat meningkatkan kualitas jagungnya, jika dia tidak membantu tetangganya utk melakukan hal yg sama.

*****
Adalah sebuah fakta jika kita ingin menikmati kebaikan, kita harus memulai dg  menabur kebaikan kpd orang2 di sekitar kita.

Jika kita ingin bahagia, maka kita harus menabur kebahagiaan untuk orang lain.

Jika kita ingin hidup dg kemakmuran, maka kita harus berupaya pula untuk meningkatkan taraf hidup orang2 di sekitar kita.

Sebaliknya, jika kita menebar keburukan dan kejelekan kepada orang2 di sekitar kita, maka percayalah, keburukan dan kejelekan itu niscaya akan menyelimuti hidup kita.

Anda tidak akan mungkin menjadi pribadi yg sukses, jika Anda tidak berhasil menabur dan menebar kebaikan pada orang2 di sekitar Anda.

Have a nice week end..
Selamat menebar kebermanfaatan seluas-seluasnya...!!

Kiriman Bpk Brigjen TNI A. Daniel Chardin.

Jangan berdiam diri

*✔ Ambil Bagian, Jangan Tinggal Diam*

Ada kisah yang menceritakan seekor burung pipit di zaman Nabi Ibrahim AS. Tatkala kekasih Allah itu dibakar oleh Namrudz yang kejam, burung kecil ini berusaha melakukan sesuatu dan tidak tinggal diam.

Dia angkut air dengan paruhnya yang kecil untuk memadamkan kobaran api besar yang disulut raja lalim.

Berulang-alik dia mengangkut air, dan pasti, usaha itu tidak memadamkan api yang sangat besar.

Burung-burung lain bertanya pada pipit kecil, mengapa dia melalukan itu? Tak berguna dan tidak memberi hasil. Begitu kata mereka. Tapi burung pipit kecil memberikan jawaban yang sangat luar biasa.

"Mungkin air yang kubawa tidak akan memadamkan api di bawah sana. Tapi jika nanti Allah bertanya, maka aku bisa memberikan jawaban. Bahwa aku tidak tinggal diam. Aku telah melakukan sesuatu!"

Jangan berdiam diri, ambil bagian dalam dakwah dan perjuangan. Besar kecil tak jadi soal. Sebab Allah yang menilai dan memandang.

Sahabat Bilal bin Rabbah RA, ketika Sayyidina Abubakar mengumumkan akan mengumpulkan Al Quran, beliau mengambil bagian yang sering dianggap ringan dalam sejarah.

Beliau pergi dan berjalan ke tempat-tempat yang jauh, membawa kabar dan pengumuman. Menyeru kepada semua kaum Muslimin yang menghafal Al Quran untuk datang ke Masjid Nabi, untuk dikumpulkan dan dibukukan.

Maka jika kini kita membaca Al Quran, sungguh Sahabat Bilal RA akan mendapatkan pahala yang mengalir dari usaha yang beliau lakukan.
Beliau mengambil peran dari sebuah perjalanan dan proses sejarah yang besar.

Tidak tinggal diam.

Sahabat Ammar bin Yassir juga punya peran yang sangat unik. Saat pembangunan Masjid Nabawi, beliau sangat semangat sekali.

Diangkutnya batu di pundak kiri dan kanan. Berkali-kali beliau ulang alik memanggul batu, sampai keruntuhan.

Dan membuat khawatir Rasulullah dan semua sahabat yang lain. Mereka bertanya, mengapa membawa batu tak satu-satu? mengapa harus membawa beban di kiri dan kanan?

Lalu Sahabat Ammar memberikan jawaban, "Aku membawa dua. Yang satu untukku sendiri. Dan yang satu lagi, aku hadiahkan untuk Rasulullah Junjunganku."

Allahu Akbar !

Agama ini dibawa dan didukung oleh manusia-manusia yang mengambil peran.

Manusia-manusia yang bekerja dan tidak tinggal diam. Manusia-manusia yang maju dan bergerak mengusung dakwah dengan segala dan berbagai kemampuan.

Dengan tenaga, dengan pikirannya, dengan hartanya, dengan kemampuannya, dengan doanya, dengan waktu, bahkan keterampilannya.

Sekarang giliran kita untuk mengambil peran.

Apa yang sudah kita sumbangkan ...dalam da'wah ini...mari aktif ambil peran...
Jangan tinggal diam....!!!!!
Robanna taqobbal minna.  Aamiin.

Minggu, 24 Juli 2016

Ibu

Dulur2 sebagai  *RENUNGAN SIANG*

_```Setelah ayahnya meninggal dunia, seorang anak telah mengantar ibunya ke panti jompo. Dia datang menengok ibunya dari satu waktu ke waktu yang lain.```_
_```Pada satu hari dia menerima panggilan dari panti jompo tersebut, yg mengabarkan kalau ibunya dalam keadaan diujung nyawa & hampir meninggal. Dengan cepat dia datang untuk berada di samping ibunya pada saat saat terakhir.```_
_```Dia bertanya kepada ibunya : Apakah yang ibu ingin saya lakukan untuk ibu.```_
_```Ibunya menjawab: Aku mau kamu sumbangkan kipas angin untuk panti jompo ini, kerana disini tidak ada kipas angin.```_ _```Letakkan juga kulkas, tukang masak dan makanan, kerana sering aku tertidur dalam keadaan lapar tidak makan.```_
_```'Ibu kenapa pada saat seperti ini baru ibu menginginkan semua hal ini ?' Anak itu bertanya kembali.```_
_```Ibunya memberi alasan: Tidak apa apa anakku, ibu sudah bisa menyesuaikan diri dengan kehidupan panas tanpa kipas dan lapar. CUMA IBU BINGUNG & TAKUT NANTI SAAT ANAK-ANAK KAMU MENGANTAR KAMU KE SINI KAMU TIDAK BISA MENYESUAIKAN DIRI'..```_

Renungkan lah
*Apa rasanya kalau ibu/ayah kita sendiri yg mengirim pesan berikut?*

*Anakku...*

_Bila aku tua,_
_Andai aku jatuhkan gelas atau terlepas piring dari genggamanku,_
_Aku berharap kamu tidak menjerit marah kepadaku,_
_Kerana tenaga orang tua sepertiku semakin tidak kuat dan kerana aku sakit._
_Pandangan mataku semakin kabur. Kamu harus mengerti dan bersabar denganku._

😔 *Anakku...*

_Bila aku tua,_
_Andai tutur kata ku lambat/perlahan dan aku tidak mampu mendengar apa yang kamu katakan,_
_Aku berharap kamu tidak menjerit padaku,_
*"Ibu tuli kah ?",*
*"Ibu bisu kah ? "*

_Aku minta maaf anakku._
_Aku semakin_ *MENUA...*

😟 *Anakku...*

_Bila aku tua,_
_Andai aku selalu saja bertanya tentang hal yang sama berulang-ulang,_
_Aku berharap kamu tetap sabar mendengar dan melayaniku, seperti aku sabar menjawab semua pertanyaanmu saat kamu kecil dulu,_
_Semua itu adalah sebagian dari proses_ *MENUA.*
_Kamu akan mengerti nanti bila kamu semakin tua._

😣 *Anakku...*

_Bila aku tua,_
_Andai aku berbau busuk, amis dan kotor,_
_Aku berharap kamu tidak tutup hidung atau muntah didepan aku._
_Dan tidak menjerit menyuruh aku mandi._
_Badan aku lemah._
_Aku tidak ada tenaga untuk melakukan semua itu sendiri._
_Mandikanlah aku seperti aku memandikanmu semasa kamu kecil dulu._

😷 *Anakku...*

_Bila aku tua,_
_seandainya aku sakit, temankan lah aku, aku ingin anakku berada bersamaku._

😭 *Anakku....*
_Bila aku tua dan waktu kematianku sudah tiba,_ _Aku berharap kamu akan memegang tanganku dan memberi kekuatan untuk aku menghadapi kematianku._
_Jangan cemas._  
_Jangan menangis._
_Hadapi dengan keridhoan._
_Aku berjanji padamu._
_Bila aku bertemu_ *Allah.*
_Aku akan berbisik padaNya supaya senantiasa memberkati dan merahmati kamu kerana kamu sangat mencintai dan mentaatiku._

_Terima kasih banyak2 kerana mencintaiku...._

_Terima kasih banyak2 kerana telah menjagaku..._
_Aku mencintai kamu lebih dari kamu mencintai dirimu sendiri.._

🔴 *Menjadi peringatan & pelajaran untuk kita kalau kita masih ada ibu & ayah.
Silakan share postingan diatas ke WA group keluarga atau WA pribadi keluarga sendiri.
Sebab kita tidak mau kita atau anak2 kita senantiasa berdosa dengan ibu & ayah kita atau ibu & ayah mereka...*

*RENUNGKAN LAH......*
*PADA SAAT INI KITALAH ANAK....DAN PADA SAATNYA NANTI KITALAH IBU/AYAH*

Senin, 18 Juli 2016

Pengorbanan utk keutuhan Keluarga

KISAH NYATA : Hidup Bocah Polos Zhang Ta Menginspirasi Banyak Orang

Zhang Da harus menanggung beban hidup yang berat ketika usianya masih sangat belia. Tahun 2001, ketika usianya menjelang 10 tahun, Zhang Da harus menerima kenyataan ibunya
lari dari rumah. Sang ibu kabur karena tak tahan dengan kemiskinan yang mendera keluarganya. Yang lebih tragis, si ibu pergi karena merasa tak sanggup lagi mengurus suaminya yang lumpuh, tak berdaya, dan tanpa harta. Dan ia tak mau menafkahi keluarganya.

Maka Zhang Da yang tinggal berdua dengan ayahnya yang lumpuh, harus mengambil-alih semua pekerjaan keluarga. Ia harus mengurus ayahnya, mencari nafkah, mencari makanan, memasaknya, memandikan sang ayah, mencuci pakaian, mengobatinya, dan sebagainya.

Yang patut dihargai, ia tak mau putus sekolah. Setelah mengurus ayahnya, ia pergi ke sekolah berjalan kaki melewati hutan kecil dengan mengikuti jalan menuju tempatnya mencari ilmu. Selama dalam perjalanan, ia memakan apa saja yang bisa mengenyangkan perutnya, mulai dari memakan rumput, dedaunan, dan jamur-jamur untuk berhemat. Tak semua bisa jadi bahan makanannya, ia menyeleksinya berdasarkan pengalaman. Ketika satu tumbuhan merasa tak cocok dengan lidahnya, ia tinggalkan dan beralih ke tanaman berikut. Sangat beruntung karena ia tak memakan dedaunan atau jamur yang beracun.

Usai sekolah, agar dirinya bisa membeli makanan dan obat untuk sang ayah, Zhang Da bekerja sebagai tukang batu. Ia membawa keranjang di punggung dan pergi menjadi pemecah batu. Upahnya ia gunakan untuk membeli aneka kebutuhan seperti obat-obatan untuk ayahnya, bahan makanan untuk berdua, dan sejumlah buku untuk ia pejalari.

Zhang Da ternyata cerdas. Ia tahu ayahnya tak hanya membutuhkan obat yang harus diminum, tetapi diperlukan obat yang harus disuntikkan. Karena tak mampu membawa sang ayah ke dokter atau ke klinik terdekat, Zhang Da justru mempelajari bagaimana cara menyuntik. Ia beli bukunya untuk ia pelajari caranya. Setelah bisa ia membeli jarum suntik dan obatnya lalu menyuntikkannya secara rutin pada sang ayah.

Kegiatan merawat ayahnya terus dijalaninya hingga sampai lima tahun. Rupanya kegigihan Zhang Da yang tinggal di Nanjing, Provinsi Zhejiang, menarik pemerintahan setempat. Pada Januari 2006 pemerintah China menyelenggarakan penghargaan nasional pada tokoh-tokoh inspiratif nasional. Dari 10 nama pemenang, satu di antaranya terselip nama Zhang Da. Ternyata ia menjadi pemenang termuda.

Acara pengukuhan dilakukan melalui siaran langsung televisi secara nasional. Zhang Da si pemenang diminta tampil ke depan panggung. Seorang pemandu acara menanyakan kenapa ia mau berkorban seperti itu padahal dirinya masih anak-anak. "Hidup harus terus berjalan. Tidak boleh menyerah, tidak boleh melakukan kejahatan. Harus menjalani hidup dengan penuh tanggung jawab," katanya.

Setelah itu suara gemuruh penonton memberinya applaus. Pembawa acara menanyainya lagi. "Zhang Da, sebut saja apa yang kamu mau, sekolah di mana, dan apa yang kamu inginkan. Berapa uang yang kamu butuhkan sampai kamu selesai kuliah dan mau kuliah di mana. Pokoknya apa yang kamu idam-idamkan sebutkan saja. Di sini ada banyak pejabat, pengusaha, dan orang terkenal yang hadir. Saat ini juga ada ratusan juta orang yang sedang melihat kamu melalui layar televisi, mereka bisa membantumu!" papar pembawa acara.

Zhang Da terdiam. Keheningan pun menunggu ucapannya. Pembawa acara harus mengingatkannya lagi. "Sebut saja!" katanya menegaskan.

Zhang Da yang saat itu sudah berusaha 15 tahun pun mulai membuka mulutnya dengan bergetar. Semua hadirin di ruangan itu, dan juga jutaan orang yang menyaksikannya langsung melalui televisi, terdiam menunggu apa keinginan Zhang Da. "Saya mau mama kembali. Mama kembalilah ke rumah, aku bisa membantu papa, aku bisa cari makan sendiri. Mama kembalilah!" kata Zhang Da yang disambut tetesan air mata haru para penonton.

Zhang Da tak meminta hadiah uang atau materi atas ketulusannya berbakti kepada orangtuanya. Padahal saat itu semua yang hadir bisa membantu mewujudkannya. Di mata Zhang Da, mungkin materi bisa dicari sesuai dengan kebutuhannya, tetapi seorang ibu dan kasih sayangnya, itu tak ternilai.

Pelajaran moral yang tampak sederhana, tetapi amat bermakna. Setuju kan? Silahkan LIKE dan SHARE buat teman kita ya..

Building a Better Future Together.
Stefanus Sandy SE ,MM (Ivan)
http://www.top888.biz/

Jumat, 15 Juli 2016

Akhlaqul karimah

*JANGAN BANGGA DENGAN BANYAK SHALAT, PUASA DAN ZIKIR KRN BELUM MEMBUAT ALLAH SENANG*

*MAU TAHU APA YANG MEMBUAT ALLAH  SENANG?*

Nabi Musa : Wahai Allah aku sudah melaksanakan ibadah.
Lalu manakah ibadahku yang membuat Engkau senang ?

Allah : Sholat mu itu untukmu sendiri, karena dengan mengerjakan sholat, engkau terpelihara dari perbuatan keji dan munkar.

Dzikir ? Dzikirmu itu membuat hatimu menjadi tenang.

Puasa ? Puasamu itu melatih dirimu untuk memerangi hawa nafsumu.

Nabi Musa : Lalu apa ibadahku yang membuat hatiMu senang ya Allah ?

Allah :
SEDEKAH, INFAQ dan ZAKAT serta AHLAQUL KARIMAHmu.
Itulah yang membuat Aku senang, karena tatkala engkau membahagiakan orang yang sedang susah, Aku hadir disampingnya. Dan Aku akan mengganti dengan ganjaran 700 kali (Al-Baqarah 261-262).

Nah, bila kamu sibuk dengan ibadah ritual dan bangga akan itu maka itu tandanya kamu hanya mencintai dirimu sendiri, bukan Allah.
Tapi, bila kau berbuat dan berkorban untuk orang lain serta melunakkan hatimu kepada orang lain maka itu tandanya kau mencintai Allah dan tentu Allah senang karenanya.
Buatlah Allah senang maka Allah akan limpahkan rahmat-Nya dengan membuat hidupmu lapang dan bahagia
Barokallahu fiikum.
Semoga bermanfa'at

Selasa, 21 Juni 2016

Kisah sahabat

Di Yaman, tinggalah seorang pemuda bernama Uwais Al Qarni yang berpenyakit sopak, tubuhnya belang-belang. Walaupun cacat, ia adalah pemuda yang soleh dan sangat berbakti kepadanya Ibunya. Ibunya adalah seorang wanita tua yang lumpuh. Uwais senantiasa merawat dan memenuhi semua permintaan Ibunya. Hanya satu permintaan yang sulit ia kabulkan.

"Anakku, mungkin Ibu tak lama lagi akan bersama dengan kamu, ikhtiarkan agar Ibu dapat mengerjakan haji," pinta Ibunya. Uwais tercenung, perjalanan ke Mekkah sangatlah jauh melewati padang pasir tandus yang panas. Orang-orang biasanya menggunakan unta dan membawa banyak perbekalan. Namun Uwais sangat miskin dan tak memiliki kendaraan.

Uwais terus berpikir mencari jalan keluar. Kemudian, dibelilah seeokar anak lembu, Kira-kira untuk apa anak lembu itu? Tidak mungkinkan pergi Haji naik lembu. Olala, ternyata Uwais membuatkan kandang di puncak bukit. Setiap pagi beliau bolak balik menggendong anak lembu itu naik turun bukit. "Uwais gila.. Uwais gila..." kata orang-orang. Yah, kelakuan Uwais memang sungguh aneh.

Tak pernah ada hari yang terlewatkan ia menggendong lembu naik turun bukit. Makin hari anak lembu itu makin besar, dan makin besar tenaga yang diperlukan Uwais. Tetapi karena latihan tiap hari, anak lembu yang membesar itu tak terasa lagi.

Setelah 8 bulan berlalu, sampailah musim Haji. Lembu Uwais telah mencapai 100 kg, begitu juga dengan otot Uwais yang makin membesar. Ia menjadi kuat mengangkat barang. Tahulah sekarang orang-orang apa maksud Uwais menggendong lembu setiap hari. Ternyata ia latihan untuk menggendong Ibunya.

Uwais menggendong ibunya berjalan kaki dari Yaman ke Mekkah! Subhanallah, alangkah besar cinta Uwais pada ibunya. Ia rela menempuh perjalanan jauh dan sulit, demi memenuhi keinginan ibunya.

Uwais berjalan tegap menggendong ibunya tawaf di Ka'bah. Ibunya terharu dan bercucuran air mata telah melihat Baitullah. Di hadapan Ka'bah, ibu dan anak itu berdoa. "Ya Allah, ampuni semua dosa ibu," kata Uwais. "Bagaimana dengan dosamu?" tanya ibunya heran. Uwais menjawab, "Dengan terampunnya dosa Ibu, maka Ibu akan masuk surga. Cukuplah ridho dari Ibu yang akan membawa aku ke surga."

Subhanallah, itulah keinganan Uwais yang tulus dan penuh cinta. Allah SWT pun memberikan karunianya, Uwais seketika itu juga disembuhkan dari penyakit sopaknya. Hanya tertinggal bulatan putih ditengkuknya. Tahukah kalian apa hikmah dari bulatan disisakan di tengkuk? itulah tanda untuk Umar bin Khattab dan Ali bin Abi Thalib, dua sahabat utama Rasulullah SAW untuk mengenali Uwais.

Beliau berdua sengaja mencari Uwais di sekitar Ka'bah karena Rasullah SAW berpesan "Di zaman kamu nanti akan lahir seorang manusia yang doanya sangat makbul. Kamu berdua pergilah cari dia. Dia akan datang dari arah Yaman, dia dibesarkan di Yaman. Dia akan muncul di zaman kamu, carilah dia. Kalau berjumpa dengan dia minta tolong dia berdua untuk kamu berdua."

"Sesungguhnya Allah mengharamkan atas kamu, durhaka pada ibu dan menolak kewajiban, dan meminta yang bukan haknya, dan membunuh anak hidup-hidup, dan Allah, membenci padamu banyak bicara, dan banyak bertanya demikian pula memboroskan harta (menghamburkan kekayaan)." (HR. Bukhari dan Muslim)

CERITA KEHIDUPAN UWAIS AL QORNI

Pemuda bernama Uwais Al-Qarni. Ia tinggal dinegeri Yaman. Uwais adalah seorang yang terkenal fakir, hidupnya sangat miskin. Uwais Al-Qarni adalah seorang anak yatim. Bapaknya sudah lama meninggal dunia. Ia hidup bersama ibunya yang telah tua lagi lumpuh. Bahkan, mata ibunya telah buta. Kecuali ibunya, Uwais tidak lagi mempunyai sanak family sama sekali.

Dalam kehidupannya sehari-hari, Uwais Al-Qarni bekerja mencari nafkah dengan menggembalakan domba-domba orang pada waktu siang hari. Upah yang diterimanya cukup buat nafkahnya dengan ibunya. Bila ada kelebihan, terkadang ia pergunakan untuk membantu tetangganya yang hidup miskin dan serba kekurangan seperti dia dan ibunya. Demikianlah pekerjaan Uwais Al-Qarni setiap hari.

Uwais Al-Qarni terkenal sebagai seorang anak yang taat kepada ibunya dan juga taat beribadah. Uwais Al-Qarni seringkali melakukan puasa. Bila malam tiba, dia selalu berdoa, memohon petunjuk kepada Allah. Alangkah sedihnya hati Uwais Al-Qarni setiap melihat tetangganya yang baru datang dari Madinah. Mereka telah bertemu dengan Nabi Muhammad, sedang ia sendiri belum pernah berjumpa dengan Rasulullah. Berita tentang Perang Uhud yang menyebabkan Nabi Muhammad mendapat cedera dan giginya patah karena dilempari batu oleh musuh-musuhnya, telah juga didengar oleh Uwais Al-Qarni. Segera Uwais mengetok giginya dengan batu hingga patah. Hal ini dilakukannya sebagai ungkapan rasa cintanya kepada Nabi Muhammmad saw, sekalipun ia belum pernah bertemu dengan beliau. Hari demi hari berlalu, dan kerinduan Uwais untuk menemui Nabi saw semakin dalam. Hatinya selalu bertanya-tanya, kapankah ia dapat bertemu Nabi Muhammad saw dan memandang wajah beliau dari dekat? Ia rindu mendengar suara Nabi saw, kerinduan karena iman.

Tapi bukankah ia mempunyai seorang ibu yang telah tua renta dan buta, lagi pula lumpuh? Bagaimana mungkin ia tega meninggalkannya dalam keadaan yang demikian? Hatinya selalu gelisah. Siang dan malam pikirannya diliputi perasaan rindu memandang wajah nabi Muhammad saw.

Akhirnya, kerinduan kepada Nabi saw yang selama ini dipendamnya tak dapat ditahannya lagi. Pada suatu hari ia datang mendekati ibunya, mengeluarkan isi hatinyadan mohon ijin kepada ibunya agar ia diperkenankan pergi menemui Rasulullah di Madinah. Ibu Uwais Al-Qarni walaupun telah uzur, merasa terharu dengan ketika mendengar permohonan anaknya. Ia memaklumi perasaan Uwais Al-Qarni seraya berkata, “pergilah wahai Uwais, anakku! Temuilah Nabi di rumahnya. Dan bila telah berjumpa dengan Nabi, segeralah engkau kembali pulang.”

Betapa gembiranya hati Uwais Al-Qarni mendengar ucapan ibunya itu. Segera ia berkemas untuk berangkat. Namun, ia tak lupa menyiapkan keperluan ibunya yang akan ditinggalkannya, serta berpesan kepada tetangganya agar dapat menemani ibunya selama ia pergi. Sesudah berpamitan sembari mencium ibunya, berangkatlah Uwais Al-Qarni menuju Madinah.

Uwais Ai-Qarni Pergi ke Madinah

Setelah menempuh perjalanan jauh, akhirnya Uwais Al-Qarni sampai juga dikota madinah. Segera ia mencari rumah nabi Muhammad saw. Setelah ia menemukan rumah Nabi, diketuknya pintu rumah itu sambil mengucapkan salam, keluarlah seseorang seraya membalas salamnya. Segera saja Uwais Al-Qarni menanyakan Nabi saw yang ingin dijumpainya. Namun ternyata Nabi tidak berada dirumahnya, beliau sedang berada di medan pertempuran. Uwais Al-Qarni hanya dapat bertemu dengan Siti Aisyah ra, istri Nabi saw. Betapa kecewanya hati Uwais. Dari jauh ia datang untuk berjumpa langsung dengan Nabi saw, tetapi Nabi saw tidak dapat dijumpainya.

Dalam hati Uwais Al-Qarni bergolak perasaan ingin menunggu kedatangan Nabi saw dari medan perang. Tapi kapankah Nabi pulang? Sedangkan masih terngiang di telinganya pesan ibunya yang sudah tua dan sakit-sakitan itu, agar ia cepat pulang ke Yaman, “engkau harus lekas pulang”.

Akhirnya, karena ketaatannya kepada ibunya, pesan ibunya mengalahkan suara hati dan kemauannya untuk menunggu dan berjumpa dengan Nabi saw. Karena hal itu tidak mungkin, Uwais Al-Qarni dengan terpaksa pamit kepada Siti Aisyah ra untuk segera pulang kembali ke Yaman, dia hanya menitipkan salamnya untuk Nabi saw. Setelah itu, Uwais Al-Qarni pun segera berangkat mengayunkan langkahnya dengan perasaan amat haru.

Peperangan telah usai dan Nabi saw pulang menuju Madinah. Sesampainya di rumah, Nabi saw menanyakan kepada Siti Aisyah ra tentang orang yang mencarinya. Nabi mengatakan bahwa Uwais Al-Qarni anak yang taat kepada ibunya, adalah penghuni langit. Mendengar perkataan Nabi saw, Siti Aisyah ra dan para sahabat tertegun. Menurut keterangan Siti Aisyah ra, memang benar ada yang mencari Nabi saw dan segera pulang kembali ke Yaman, karena ibunya sudah tua dan sakit-sakitan sehingga ia tidak dapat meninggalkan ibunya terlalu lama. Nabi Muhammad saw melanjutkan keterangannya tentang Uwais Al-Qarni, penghuni langit itu, kepada para sahabatnya., “Kalau kalian ingin berjumpa dengan dia, perhatikanlah ia mempunyai tanda putih ditengah talapak tangannya.”

Sesudah itu Nabi saw memandang kepada Ali ra dan Umar ra seraya berkata, “suatu ketika apabila kalian bertemu dengan dia, mintalah doa dan istighfarnya, dia adalah penghuni langit, bukan orang bumi.”

Waktu terus berganti, dan Nabi saw kemudian wafat. Kekhalifahan Abu Bakar pun telah digantikan pula oleh Umar bin Khatab. Suatu ketika, khalifah Umar teringat akan sabda Nabi saw tentang Uwais Al-Qarni, penghuni langit. Beliau segera mengingatkan kembali sabda Nabi saw itu kepada sahabat Ali bin Abi Thalib ra. Sejak saat itu setiap ada kafilah yang datang dari Yaman, Khalifah Umar ra dan Ali ra selalu menanyakan tentang Uwais Al Qarni, si fakir yang tak punya apa-apa itu, yang kerjanya hanya menggembalakan domba dan unta setiap hari? Mengapa khalifah Umar ra dan sahabat Nabi, Ali ra, selalu menanyakan dia?

Rombongan kalifah dari Yaman menuju Syam silih berganti, membawa barang dagangan mereka. Suatu ketika, Uwais Al-Qarni turut bersama mereka. Rombongan kalifah itu pun tiba di kota Madinah. Melihat ada rombongan kalifah yang baru datang dari Yaman, segera khalifah Umar ra dan Ali ra mendatangi mereka dan menanyakan apakah Uwais Al-Qarni turut bersama mereka. Rombongan kafilah itu mengatakan bahwa Uwais Al-Qarni ada bersama mereka, dia sedang menjaga unta-unta mereka di perbatasan kota. Mendengar jawaban itu, khalifah Umar ra dan Ali ra segera pergi menjumpai Uwais Al-Qarni.

Sesampainya di kemah tempat Uwais berada, khalifah Umar ra dan Ali ra memberi salam. Tapi rupanya Uwais sedang shalat. Setelah mengakhiri shalatnya dengan salam, Uwais menjawab salam khalifah Umar ra dan Ali ra sambil mendekati kedua sahabat Nabi saw ini dan mengulurkan tangannya untuk bersalaman. Sewaktu berjabatan, Khalifah Umar ra dengan segera membalikkan tangan Uwais, untuk membuktikan kebenaran tanda putih yang berada di telapak tangan Uwais, seperti yang pernah dikatakan oleh Nabi saw. Memang benar! Tampaklah tanda putih di telapak tangan Uwais Al-Qarni.

Wajah Uwais Al-Qarni tampak bercahaya. Benarlah seperti sabda Nabi saw bahwa dia itu adalah penghuni langit. Khalifah Umar ra dan Ali ra menanyakan namanya, dan dijawab, “Abdullah.” Mendengar jawaban Uwais, mereka tertawa dan mengatakan, “Kami juga Abdullah, yakni hamba Allah. Tapi siapakah namamu yang sebenarnya?” Uwais kemudian berkata, “Nama saya Uwais Al-Qarni”.

Dalam pembicaraan mereka, diketahuilah bahwa ibu Uwais Al-Qarni telah meninggal dunia. Itulah sebabnya, ia baru dapat turut bersama rombongan kafilah dagang saat itu. Akhirnya, Khalifah Umar dan Ali ra memohon agar Uwais membacakan do'a dan istighfar untuk mereka. Uwais enggan dan dia berkata kepada Khalifah, “saya lah yang harus meminta do'a pada kalian.”

Mendengar perkataan Uwais, khalifah berkata, “Kami datang kesini untuk mohon doa dan istighfar dari anda.” Seperti yang dikatakan Rasulullah sebelum wafatnya. Karena desakan kedua sahabat ini, Uwais Al-Qarni akhirnya mengangkat tangan, berdoa dan membacakan istighfar. Setelah itu Khalifah Umar ra berjanji untuk menyumbangkan uang negara dari Baitul Mal kepada Uwais untuk jaminan hidupnya. Segera saja Uwais menampik dengan berkata, “Hamba mohon supaya hari ini saja hamba diketahui orang. Untuk hari-hari selanjutnya, biarlah hamba yang fakir ini tidak diketahui orang lagi.”

Fenomena Ketika Uwais Al-Qarni Wafat

Beberapa tahun kemudian, Uwais Al-Qarni berpulang ke rahmatullah. Anehnya, pada saat dia akan dimandikan, tiba-tiba sudah banyak orang yang berebutan untuk memandikannya. Dan ketika dibawa ke tempat pembaringan untuk dikafani, di sana pun sudah ada orang-orang yang menunggu untuk mengkafaninya. Demikian pula ketika orang pergi hendak menggali kuburannya, disana ternyata sudah ada orang-orang yang menggali kuburnya hingga selesai. Ketika usungan dibawa menuju ke pekuburan, luar biasa banyaknya orang yang berebutan untuk mengusungnya.

Meninggalnya Uwais Al-Qarni telah menggemparkan masyarakat kota Yaman. Banyak terjadi hal-hal yang amat mengherankan. Sedemikian banyaknya orang yang tak kenal berdatangan untuk mengurus jenazah dan pemakamannya, padahal Uwais Al-Qarni adalah seorang fakir yang tidak dihiraukan orang. Sejak ia dimandikan sampai ketika jenazahnya hendak diturunkan ke dalam kubur, disitu selalu ada orang-orang yang telah siap melaksanakannya terlebih dahulu.

Penduduk kota Yaman tercengang. Mereka saling bertanya-tanya, “siapakah sebenarnya engkau wahai Uwais Al-Qarni? bukankah Uwais yang kita kenal, hanyalah seorang fakir, yang tak memiliki apa-apa, yang kerjanya sehari-hari hanyalah sebagai penggembala domba dan unta? Tapi, ketika hari wafatmu, engkau menggemparkan penduduk Yaman dengan hadirnya manusia-manusia asing yang tidak pernah kami kenal. Mereka datang dalam jumlah sedemikian banyaknya. Agaknya mereka adalah para malaikat yang diturunkan ke bumi, hanya untuk mengurus jenazah dan pemakamanmu.”

Berita meninggalnya Uwais Al-Qarni dan keanehan-keanehan yang terjadi ketika wafatnya telah tersebar ke mana-mana. Baru saat itulah penduduk Yaman mengetahuinya, siapa sebenarnya Uwais Al-Qarni. Selama ini tidak ada orang yang mengetahui siapa sebenarnya Uwais Al-Qarni disebabkan permintaan Uwais Al-Qarni sendiri kepada Khalifah Umar ra dan Ali ra, agar merahasiakan tentang dia. Barulah di hari wafatnya mereka mendengar sebagaimana yang telah disabdakan oleh Nabi saw, bahwa Uwais Al-Qarni adalah penghuni langit.

Sumber: "Cerita ini diambil dari buku '20 Kisah Sahabat dan Thabiin' terbitan Qibla karangan Ummuthoriq el khanzo."
Subhanallah

Senin, 20 Juni 2016

Bahan utama obat nyamuk


1. Propoxur

Ini merupakan jenis senyawa karbamat yang juga racun kelas menengah. Senyawa ini biasanya ditemukan di dalam antinyamuk semprot dan antinyamuk bakar. Di Amerika, propoxur hanya diizinkan terbatas untuk perkebunan dan pertanian dengan catatan para pekerjanya harus menggunakan peralatan pelindung. 

Jika terhirup, propoxur dapat menyebabkan kaburnya penglihatan, keringat berlebih, pusing, sakit kepala, dan badan lemah. Selain itu dapat menurunkan aktivitas enzim yang berperan pada saraf transmisi, hingga berpengaruh buruk pada kesehatan hati dan sistem reproduksi. 

2. Transfluthrin

Ini merupakan jenis zat karsinogenik yang pasti ada di semua jenis antinyamuk, khususnya yang dijual di Indonesia. Namun pemakaian zat ini dalam batas tertentu sudah diangap relatif aman sebagai bahan aktif di antinyamuk. 

3. Dichlorovinyl Dimethyl Phospate (DDVP)

DDVP adalah jenis insektisida dari golongan organospospat dan berdaya racun yang sangat tinggi. DDVP paling sering digunakan di dalam antinyamuk semprot. Namun menurut Annisa, DDVP sudah tidak dipakai di dalam produk antinyamuk yang dijual di Indonesia. 

Dampak dari terlalu banyak menghirup zat ini akan menyebabkan rusaknya sistem saraf, kanker, merusak kemampuan reproduksi, menghambat pertumbuhan organ, menghambat produksi ASI, serta mengganggu sistem pernapasan dan kerja jantung. Jika sampai termakan akan menyebabkan mual, muntah, gelisah, keringat berlebih, dan tubuh gemetar. Bahkan, DDVP dapat menyebabkan koma hingga kematian jika seseorang keracunan parah. 

4. Diethyltoluamid (DEET)

Ini jenis zat aktif yang dulu sering digunakan dalam antinyamuk oles. Tetapi, sama halnya dengan DDVP, zat ini pun sudah jarang dicampurkan dalam antinyamuk yang dijual di Indonesia. 

Dampak dari pemakaian antinyamuk oles yang mengandung DEET dan digunakan secara terus menerus dapat menyebabkan terjadinya infeksi kulit, ruam kulit, rasa panas pada kulit, lecet, hingga kulit melepuh.

Kitab Buatan Tuhan Gak Perlu di Revisi

Kalau kitab buatan Tuhan di revisi, berarti Tuhan yg mereka maksud ga jago, ga bisa buat kitab yang ga perlu direvisi sampai akhir jaman, atau ga bisa baca masa depan, ga bisa jaga keaslian kitabNya.

Al Qur'an tanpa revisi sudah diuji banyak, 14 abad, sekarang banyak ilmu modern yg terkuak kebenarannya sesuai Al-Quran.

Ujian Al Qur'an yang paling hebat adalah kisah dibalik surat Al-Lahab. Surat Al-Lahab diturunkan saat abu Lahab masih hidup. Surat itu mengisahkan ttg kekafiran Abu Lahab.

JIKA ABU LAHAB BERTOBAT/PURA2 TOBAT SAAT ITU MAKA KEBENARAN AL-QURAN JADI DIPERTANYAKAN.

Ya mudah sekali, Abu Lahab tinggal tobat dan Al-Quran jadi kitab yang salah.
Tapi apa yang akhirnya terjadi? Ya seperti yg dituliskan di AL-QURAN.

Berikut cuplikan kisahnya :
YANG MENARIK adalah surat Al Lahab ini turun disaat Abu Lahab dan Istrinya MASIH HIDUP. Ketika itu, tentu saja ayat ini sering di baca berulang-ulang dan di hafal oleh kaum mukmin sementara Abu Lahab di tengah-tengah mereka dan bisa mendengar ayat ini dibacakan. Ketika surat Al-Lahab itu turun, seluruh kaum mukmin saat itu sudah benar-benar meyakini Al-Qur`an sebagai suatu KEBENARAN YANG PASTI, dan ketika itu Al-Qur`an mengabarkan bahwa Abu Lahab dan istrinya kelak pasti akan masuk neraka karena senantiasa memerangi dan merendahkan Rasulullah SAW dan ajaran Islam.

SEANDAINYA SAJA Abu Lahab dan istrinya berpura-pura memeluk Islam dan menerima ajaran Rasulullah SAW, maka akan timbul keraguan tentang kebenaran firman Allah pada surat Al-Lahab di kalangan muslim. Sebab, jika Abu Lahab dan istrinya berpura-pura masuk islam, tentu Surat Al-Lahab yang turun menjadikan Al-Qur`an tidak benar. Pastilah Islam dan ajarannya sudah mati sejak saat itu juga. Tetapi Masya Allah, semua itu tidak terjadi. Abu Lahab dan isterinya tetap dalam kekafiran yang nyata hingga akhir hayatnya. Hal ini sekaligus membuktikan bahwa Al-Qur'an benar-benar sebuah kitab dari Allah yang berisi kebenaran. Dan ini juga membuktikan bahwa ketika Allah berkehendak atas sesuatu, maka tidak ada satu makhluk pun yang bisa menghalangi rencana Allah.

Rabu, 08 Juni 2016

Kisah suami istri

:KISAH MENGHARUKAN - RAHASIA SUAMI AKHIRNYA TERBONGKAR::

Pernikahan itu telah berjalan empat (4) tahun, namun pasangan suami isteri itu belum dikurniai seorang anak. Dan mulailah kanan kiri berbisik-bisik: “Masih belum punya anak juga ya, masalahnya pada siapa ya? Suaminya atau isterinya ya?”. Dari berbisik-bisik, akhirnya menjadi buah mulut .

Tanpa sepengetahuan siapa pun, suami isteri itu pergi ke salah seorang doktor untuk konsultasi, dan melakukan pemeriksaaan. Hasil ujian makmal mengatakan bahwa sang isteri adalah seorang wanita yang mandul, sementara sang suami tidak ada masalah apa pun dan tidak ada harapan bagi sang isteri untuk sembuh dalam arti tidak peluang baginya untuk hamil dan mempunyai anak.

Melihat hasil seperti itu, sang suami mengucapkan: inna lillahi wa inna ilaihi raji’un, lalu menyambungnya dengan ucapan: Alhamdulillah.

Sang suami seorang diri memasuki ruang doktor dengan membawa hasil ujian makmal dan sama sekali tidak memberitahu isterinya dan membiarkan sang isteri menunggu di ruang tunggu perempuan yang terpisah dari kaum laki-laki. Sang suami berkata kepada sang doktor: “Saya akan panggil istri saya untuk masuk ruangan, akan tetapi, tolong, nanti anda jelaskan kepada isteri saya bahwa masalahnya ada pada saya, sementara dia tidak ada masalah apa-apa.

Terus saja sang doktor menolak dan terheran-heran. Akan tetapi sang suami terus memaksa sang doktor, akhirnya sang doktor setuju untuk mengatakan kepada sang isteri bahwa masalah tidak datangnya keturunan, ada pada sang suami dan bukan ada pada sang isteri.

Sang suami memanggil sang isteri yang telah lama menunggunya, dan tampak pada wajahnya kesedihan dan kemuraman. Lalu bersama sang isteri ia memasuki ruang doktor. Maka sang dokter membuka sampul hasil ujian makmal, lalu membaca dan mentelaahnya, dan kemudian ia berkata: “… Oooh, kamu –wahai fulan- yang mandul, sementara isterimu tidak ada masalah, dan tidak ada harapan bagimu untuk sembuh.

Mendengar pengumuman sang doktor, sang suami berkata: inna lillahi wa inna ilaihi raji’un, dan terlihat pada raut wajahnya, wajah seseorang yang menyerah kepada qadha dan qadar Allah SWT.
Lalu pasangan suami isteri itu pulang ke rumahnya, dan secara perlahan namun pasti, tersebarlah berita tentang rahasia tersebut ke para tetangga, kerabat dan sanak saudara.

Lima (5) tahun berlalu dari peristiwa tersebut dan sepasang suami isteri bersabar, sampai akhirnya datanglah detik-detik yang sangat menegangkan, di mana sang isteri berkata kepada suaminya:

“Wahai suami ku , saya telah bersabar selam sembilan (9) tahun, saya tahan-tahan untuk bersabar dan tidak meminta cerai darimu, dan selama ini semua orang berkata:” betapa baik dan shalihah-nya sang isteri itu yang terus setia mendampingi suaminya selama sembilan tahun, padahal dia tahu kalau dari suaminya, ia tidak akan memperoleh keturunan”. Namun, sekarang rasanya saya sudah tidak dapat bersabar lagi, saya ingin agar engkau segera menceraikan saya, agar saya boleh menikah dengan lelaki lain dan mempunyai keturunan darinya, sehingga saya dapat melihat anak-anakku, menimangnya dan mengasuhnya.

Mendengar emosi sang isteri yang memuncak, sang suami berkata: “isteriku, ini cubaan dari Allah SWT, kita mesti bersabar, kita mesti …, mesti … dan mesti …”. Singkatnya, bagi sang isteri, suaminya malah berceramah di hadapannya.

Akhirnya sang istri berkata: “OK, saya akan tahan kesabaranku satu tahun lagi, ingat, hanya satu tahun, tidak lebih”. Sang suami setuju, dan dalam dirinya, dipenuhi harapan besar, semoga Allah SWT memberi jalan keluar yang terbaik bagi keduanya.

Beberapa hari kemudian, tiba-tiba sang isteri jatuh sakit, dan hasil ujian makmal mengatakan bahwa sang isteri mengalami gagal ginjal. Mendengar keterangan tersebut, jatuhnya psikologis sang isteri, dan mulailah memuncak emosinya. Ia berkata kepada suaminya: “Semua ini gara-gara kamu, selama ini aku menahan kesabaranku, dan jadilah sekarang aku seperti ini, kenapa selama ini kamu tidak segera menceraikan saya, saya kan ingin punya anak, saya ingin membelai dan menimang bayi, saya kan … saya kan …”. Sang istri pun terlantar di hospital.

Di saat yang genting itu, tiba-tiba suaminya berkata: “Maaf, saya ada tugas keluar negeri, dan saya berharap semoga engkau baik-baik saja”. “Haah, pergi?”. Kata sang isteri. “Ya, saya akan pergi kerana tugas dan sambil mencari donatur ginjal, semoga dapat”.
Kata sang suami.

Sehari sebelum pembedahan , datanglah sang donatur ke tempat pembaringan sang istri. Maka disepakatilah bahwa besok akan dilakukan operasi pemasangan ginjal dari sang donatur.
Saat itu sang isteri teringat suaminya yang pergi, ia berkata dalam dirinya: “Suami tak berguna dia itu, isterinya dibedah , eh dia malah pergi meninggalkan diriku terkapar dalam ruang pembedahan”.

Pembedahan berhasil dengan sangat baik. Setelah satu minggu , suaminya datang, dan tampaklah pada wajahnya tanda-tanda orang yang kelelahan. Ketahuilah bahwa sang donatur itu tidak ada lain orang melainkan sang suami itu sendiri. Ya, suaminya telah menghibahkan satu ginjalnya untuk istrinya, tanpa sepengetahuan sang isteri, tetangga dan siapa pun selain doktor yang dipesannya agar menutup rapat rahsia tersebut.

Dan subhanallah …
Setelah sembilan (9) bulan dari pembedahan itu, sang isteri melahirkan anak. Maka bergembiralah suami istri tersebut, keluarga besar dan para tetangga.

Suasana rumah tangga kembali normal, dan sang suami telah menyelesaikan studi S2 dan S3-nya di sebuah fakulti syari’ah dan telah bekerja sebagai seorang panitera di sebuah mahkamah di Jeddah. Ia pun telah menyelesaikan hafalan Al-Qur’an dan mendapatkan sanad dengan riwayat Hafs, dari ‘Ashim.

Pada suatu hari, sang suami ada tugas out station, dan ia lupa menyimpan buku hariannya dari atas meja, buku harian yang selama ini ia sembunyikan. Dan tanpa sengaja, sang isteri mendapatkan buku harian tersebut, membuka-bukanya dan membacanya. Hampir saja ia terjatuh pingsan saat menemukan rahsia tentang diri dan rumah tangganya. Ia menangis meraung-raung. Setelah agak reda, ia menelefon suaminya, dan menangis sejadi-jadinya, ia berkali-kali mengulang permohonan maaf dari suaminya. Sang suami hanya dapat membalas suara telefon isterinya dengan menangis pula.

Dan setelah peristiwa tersebut, selama tiga bulan sang isteri tidak berani menatap wajah suaminya. Jika ada keperluan, ia berkata dengan menundukkan mukanya, tidak ada kekuatan untuk memandangnya sama sekali

Silahkan Dishare
Yang Belum dapt Jodoh , Semoga Anda cepat Mendapatkan Pasangan Yang setia secepat anda menuliskan " Aamiin " dikomentar

Kajian Parenting

Dari kamar sebelah :

*KAJIAN PARENTING*

By  : _Ibu Elly Risman_
( *Senior Psikolog dan Konsultan, UI* )

Kita tidak pernah tahu, anak kita akan terlempar ke bagian bumi Allah yang mana nanti, maka _izinkanlah dia belajar menyelesaikan masalahnya sendiri ._

Jangan memainkan semua peran,

_ya jadi ibu,_
_ya jadi koki,_
_ya jadi tukang cuci._

*ya jadi ayah,*
*ya jadi supir,*
*ya jadi tukang ledeng,*

Anda bukan anggota tim SAR!
Anak anda tidak dalam keadaan bahaya. *Tidak ada sinyal S.O.S!*
Jangan selalu memaksa untuk membantu dan memperbaiki semuanya.

#Anak mengeluh karena mainan puzzlenya tidak bisa nyambung menjadi satu, *"Sini...Ayah bantu!".*

#Tutup botol minum sedikit susah dibuka, *"Sini...Mama saja".*

#Tali sepatu sulit diikat, *"Sini...Ayah ikatkan".*

#Kecipratan sedikit minyak
*"Sudah sini, Mama aja yang masak".*

Kapan anaknya bisa?

Kalau bala bantuan muncul tanpa adanya bencana, *_Apa yang terjadi ketika bencana benar2 datang?_*

Berikan anak2 kesempatan untuk menemukan solusi mereka sendiri.

Kemampuan menangani stress,
Menyelesaikan masalah,
dan mencari solusi,
merupakan keterampilan/skill yang wajib dimiliki.

Dan skill ini harus dilatih untuk bisa terampil,
Skill ini tidak akan muncul begitu saja hanya dengan simsalabim!

Kemampuan menyelesaikan masalah dan bertahan dalam kesulitan tanpa menyerah bisa berdampak sampai puluhan tahun ke depan.

Bukan saja bisa membuat seseorang lulus sekolah tinggi,
tapi juga lulus melewati ujian badai pernikahan dan kehidupannya kelak.

Tampaknya sepele sekarang...
Secara apalah salahnya kita bantu anak?

Tapi jika anda segera bergegas mnyelamatkannya dari segala kesulitan, dia akan menjadi ringkih dan mudah layu.

*Sakit sedikit, mengeluh.*
*Berantem sedikit, minta cerai.*
*Masalah sedikit, jadi gila.*

Jika anda menghabiskan banyak waktu, perhatian, dan uang untuk IQ nya, maka habiskan pula hal yang sama untuk *_AQ_* nya.

AQ?
Apa itu?
*ADVERSITY QUOTIENT*

Menurut Paul G. Stoltz,
*_AQ_ adalah kecerdasan menghadapi kesulitan atau hambatan dan kemampuan bertahan dalam berbagai kesulitan hidup dan tantangan yang dialami.*

Bukankah kecerdasan ini lebih penting daripada IQ, untuk menghadapi masalah sehari-hari?

Perasaan mampu melewati ujian itu luar biasa nikmatnya.
Bisa menyelesaikan masalah, mulai dari hal yang sederhana sampai yang sulit, membuat diri semakin percaya bahwa meminta tolong hanya dilakukan ketika kita benar2 tidak sanggup lagi.

So, izinkanlah anak anda melewati kesulitan hidup...

*Tidak masalah anak mengalami sedikit luka, sedikit menangis, sedikit kecewa, sedikit telat, dan sedikit kehujanan.*

_Tahan lidah, tangan dan hati dari memberikan bantuan._
Ajari mereka menangani frustrasi.

Kalau anda selalu jadi ibu peri atau guardian angel,
*Apa yang terjadi jika anda tidak bernafas lagi esok hari?*

Bisa2 anak anda ikut mati.

Sulit memang untuk tidak mengintervensi,
Ketika melihat anak sendiri susah, sakit dan sedih.

Apalagi menjadi orangtua, insting pertama adalah melindungi,
Jadi melatih AQ ini adalah ujian kita sendiri juga sebagai orangtua.

Tapi sadarilah,
hidup tidaklah mudah,
masalah akan selalu ada.
Dan mereka harus bisa *bertahan.*
Melewati hujan, badai, dan kesulitan,
yang kadang _*tidak bisa dihindari.*_

*Selamat merenung.*
🌷🌷🌷
😘😘😘

Rabu, 01 Juni 2016

Tanda-tanda

10 Tanda Pasangan BerselingkuhPerselingkuhan menjadi bagian yang tidak dapat dipisahkan dari sebuah hubungan cinta. Lebih memprihatinkan lagi, demam perselingkuhan menjadi tren di semua kalangan. Dari warga biasa, pejabat pemerintahan, hingga kalangan selebritas.Penyebab perselingkuhan beragam. Dari mulai rasa bosan terhadap pasangan, sampai rasa iseng karena ingin suasana baru. Namun, apa pun alasannya, perselingkuhan tidaklah diperbolehkan agama. Selain itu, perselingkuhan akan membuat beberapa pihak merasa dirugikan. Terutama pasangan sah Anda.Perselingkuhan dapat berlangsung dalam jangka waktu yang lama. Anda pun tidak punya trik jitu untuk mengawasi sang pasangan. Lantas, bagaimana caranya mengetahui tanda-tanda pasangan selingkuh? Berikut beberapa tanda-tanda yang biasanya terjadi pada pasangan Anda ketika dia berselingkuh atau main serong.

Ekstra perhatian
Hati-hati kalau pasangan Anda memberikan perhatian berbeda dari biasanya. Ini dia lakukan karena dirinya merasa bersalah dansudah berlaku tidak jujur pada Anda. Tak jarang perasaan tersebut membawa perilaku dia untuk memberikan sesuatu (hadiah) yang berbeda dari biasanya. Dengan memberikan hadiah, ia akan merasa lebih baik. Kemudian, dia akan bertingkahseperti orang yang punya rasa bersalah ketika Anda melakukan suatu hal untuk menyenangkannya. Karena mungkin ia ingat apa yang ia dilakukan di belakang Anda.

Tingkah laku yang aneh
Untuk kali ini percayailah insting Anda. Kalau pasangan sudah mulai menunjukkan perilaku yang aneh-aneh, jangan mengabaikan perasaan itu dan percaya sepenuhnya dengan perkataannya. Ini bisa terjadi karena pasangan Anda selalu dihantui rasa bersalah. Sehingga, tingkah lakunya menjadi aneh. Kalau Anda mengabaikan naluri itu sama saja Anda menutup mata pada kebenaran.

Sering memancing pertengkaran
Agar ada alasan untuk pergi dari rumah, biasanya pasangan Anda menjadi sering memancing-mancing kesalahan. Alhasil, pertengkaran pun tak terelakan. Dengan begitu, pasangan bisa meninggalkan rumah dengan gampang dan tak perlu mengeluarkan banyak alasan.

Mengandalkan hubungan berakhir
Tak ada salahnya Anda curiga kepada pasangan kalau dia sudah sering menanyakan hal apa yang kamu lakukan jika hubungan kita berakhir? Atau apa yang akan terjadi jika hubungan kita putus? Bisa juga dengan pertanyaan, kalau kita berdua berpisah, kita masih bisa kan menjadi sahabat? Perlu Anda tahu, dia bisa mengatakan hal itu karena sudah ada orang yang mau menerimanya jika benar berpisah dengan Anda.

Mood gampang berubah
Ketika bersama Anda, mood menjadi gampang sekali berubah. Tak tahu penyebabnya apa, tiba-tiba saja ia bisa menjadi orang yang sangat temperamen. Atau bisa juga ketika bersama Anda ia bertingkah seperti orang yang sedang tertekan. Saat Anda tidak bersamanya, ia terlihat ceria. Jika ia memiliki affair yang sudah bertahan lama, ia akan berusaha agar keduanya berjalan mulus dan dia berusaha menghindari kecurigaan. Jika ia bermasalah dengan hubungan yang satu, pasti berpengaruh pada hubungan lainnya.

Sikap dingin
Si dia akan berubah menjadi orang yang lebih diam dari biasanya. Bahkan kalau di depan Anda, dia kelihatan sangat lemas, lesu, dan malas. Setiap kali Anda tanya, dia biasanya hanya mennjawab “tidak ada apa-apa”. Sikapnya juga sangat dingin jika bersama dengan Anda.

Selera musik berubah
Karena kerap mendengarkan musik sang selingkuhan, dia akan terbawa menyukai musik tersebut. Akibatnya, selera musik pasangan Anda tiba-tiba berubah. Akan lebih jelas ketika si dia tiba-tiba mendengarkan musik yang sebelumnya tidak dia sukai sama sekali. Kemudian, ia mendadak gembira ketika mendengar musik tersebut.

Kurang percaya diri
Bukan berarti orang yang kurang percaya diri semuanya selingkuh ya! Orang-orang seperti ini umumnya cenderung mencari rasa aman. Dia tidak mendapatkan perasaan itu ketika bersama Anda. Nah, salah satu cara mendapatkannya lewat perselingkuhan di mana dia lebih nyaman dan percaya diri dengan selingkuhnya.

Kerap mengkritik
Ini sebenarnya adalah salah satu usaha dia agar Anda berpikir bahwa orang yang dikritik tersebut bukanlah tipe orang yang disukainya. Padahal, dalam hati diam-diam dia sangat tertarik dengan pria/wanita tersebut.

Menjadi emosional
Karena selalu berpikir takut ketahuan, ia menjadi lebih emosionaldari biasanya. Mudah sekali terpancing terhadap komentar yang Anda keluarkan. Sekalipun itu komentar yang bersifat netral. JikaAnda berusaha menggali lebih jauh, pasti dia akan menolak membicarakannya dan menjadi sangat tertutup.

Minggu, 22 Mei 2016

Bidadari surga

SIAPAKAH RATU PARA BIDADARI SURGA ITU ?
Ibnu Qayyim Rahimahullahu, menyebutkan dalam sebuah hadist sahih dalam Musnad Imam Ahmad, bahwa ketika seorang suami beristrikan Hur ‘ain (bidadari), kemudian pada saat itu akan datang seorang wanita lain yang kecantikan dan keelokannya mampu membuat seorang raja melupakan wanita-wanita lainnya.
Siapa wanita itu?
Ternyata wanita tersebut adalah istrinya selama di dunia. Itulah keistimewaan para Istri di surga, dia akan menjadi ratu dari para Hur ‘ain (bidadari). Lalu, Ibnu Qayyim mengatakan “Apakah seorang raja pernah memikirkan para pelayan-pelayannya di hadapan ratunya?” Tentu tidak! Jadi, Allah akan memberikan kecantikan yang luar biasa jauh melebihi para bidadari.
KIRA-KIRA, KENAPA BISA BEGITU ???
Ibnu Qayyim menjelaskan, “Karena Hur‘ain (bidadari) tidak pernah menghadapi kesulitan yang dirasakan wanita dunia. Mereka tidak pernah berjuang di jalan Allah, tidak pernah dicemooh orang karena mengenakan hijab, tidak pernah merasakan sulitnya patuh pada suami.”
Mengenai keistimewaan wanita surga dibandingkan Bidadari, Rasulullah Shalallahu 'alaihi wa sallam melalui haditsnya menyebutkan :
“Sungguh tutup kepala salah seorang wanita surga itu lebih baik daripada dunia dan seisinya.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Bahkan dalam hadits yang lain disebutkan pula bahwa wanita dunia lebih utama daripada bidadari surga.
Dari Ummu Salamah radhiyallahu ‘anha, ia berkata, “Saya bertanya, “Wahai Rasulullah, manakah yang lebih utama, wanita dunia ataukah bidadari yang bermata jeli?”
Beliau shallallahu’‘alaihi wa sallam menjawab, “Wanita-wanita dunia lebih utama daripada bidadari-bidadari yang bermata jeli, seperti kelebihan apa yang tampak daripada apa yang tidak tampak.”
Kemudian saya bertanya lagi, “Karena apa wanita dunia lebih utama daripada para bidadari?”
Lalu Beliau menjawab, “Karena shalat mereka, puasa dan ibadah mereka kepada Allah. Allah meletakkan cahaya di wajah mereka, tubuh mereka adalah kain sutra, kulitnya putih bersih, pakaiannya berwarna hijau, perhiasannya kekuning-kuningan, sanggulnya mutiara dan sisirnya terbuat dari emas. Mereka berkata, ‘Kami hidup abadi dan tidak mati, kami lemah lembut dan tidak jahat sama sekali, kami selalu mendampingi dan tidak beranjak sama sekali, kami ridha dan tidak pernah bersungut-sungut sama sekali. Berbahagialah orang yang memiliki kami dan kami memilikinya.’.” (HR. Ath Thabrani)
Masya Allah... sungguh ini sebuah kemuliaan yg diberikan kpd kaum perempuan khususnya para istri-istri, derajat mereka bisa menjadi lebih mulia drpd bidadari" surga, mereka akan menjadi ratu-ratu bidadari surga.
Untuk kaum perempuan....jangan sia-siakan kesempatan kalian untuk menjadi ratu-ratu bidadari di surga...
Ingattt...setelah meninggal tidak ada kesempatan untuk kembali kedunia lagi...!!
Yuk mulai sekarang mari berlomba-lomba menjadi istri shalehah di dunia dan untuk akhirat...
Ya Allah..hamba mohon surga dan ridloMu....aamiin
U7@N9.palala 🌾 🍁

Selasa, 17 Mei 2016

Kematian hati

HUKUMAN YANG TIDAK TERASA*

Seorang murid mengadu kepada gurunya:
_"Ustadz, betapa banyak kita berdosa kepada Allah dan tidak menunaikan hakNya sebagaimana mestinya, tapi saya kok tidak melihat Allah menghukum kita"_. 

Sang Guru menjawab dengan tenang:
_"Betapa sering Allah menghukummu tapi engkau tidak terasa"_.

_"Sesungguhnya salah satu hukuman Allah yang terbesar yang bisa menimpamu wahai anakku, ialah: *Sedikitnya taufiq*  (kemudahan) untuk mengamalkan ketaatan dan amal amal kebaikan"_.

Tidaklah seseorang diuji dengan musibah yang lebih besar dari *"kekerasan hatinya dan kematian hatinya"*.

Sebagai contoh:
Sadarkah engkau, bahwa Allah telah *mencabut darimu rasa bahagia dan senang* dengan munajat kepadaNya, merendahkan diri kepadaNya, menyungkurkan diri di hadapanNya..? 

Sadarkah engkau *tidak diberikan rasa khusyu'* dalam shalat..? 

Sadarkah engkau, bahwa beberapa hari2 mu telah berlalu dari hidupmu, tanpa membaca Al-Qur'an, padahal engkau mengetahui firman Allah:
_"Sekiranya Kami turunkan Al-Qur'an ini ke gunung, niscaya engkau melihatnya tunduk, retak, karena takut kepada Allah"_. 

Tapi engkau tidak tersentuh dengan Ayat Ayat Al-Qur'an, seakan engkau tidak mendengarnya... 

Sadarkah engkau, telah berlalu beberapa malam yang panjang sedang engkau tidak melakukan Qiyamullail di hadapan Allah, walaupun terkadang engkau begadang... 

Sadarkah engkau, bahwa telah berlalu atasmu musim musim kebaikan seperti: Ramadhan.. Enam hari di bulan Syawwal.. Sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah, dst.. tapi engkau belum diberi taufiq untuk memanfaatkannya sebagaimana mestinya..?? 

Hukuman apa lagi yang lebih berat dari itu..??? 
Tidakkah engkau merasakan beratnya mengamalkan banyak ketaatan (amal ibadah)..??? 

Tidakkah Allah menahan lidahmu untuk berdzikir, beristighfar dan berdo'a kepadanya..??? 

Tidakkah terkadang engkau merasakan bahwa engkau lemah di hadapan hawa nafsu..??? 

Hukuman apa lagi yang lebih berat dari semua ini..??? 

Sadarkah engkau, yang mudah bagimu berghibah, mengadu domba, berdusta, memandang ke yang haram..??? 

Sadarkah engkau, bahwa Allah membuatmu lupa kepada Akhirat, lalu Allah menjadikan dunia sebagai perhatian terbesarmu dan ilmu tertinggi..??? 

Semua *bentuk pembiaran* ini dengan berbagai bentuknya ini, hanyalah beberapa bentuk hukuman Allah kepadamu, sedang engkau menyadarinya, atau tidak menyadarinya... 

Waspadalah wahai anakku, agar engkau tidak terjatuh ke dalam dosa dosa dan meninggalkan kewajiban kewajiban. 

Karena *hukuman yang paling ringan* dari Allah terhadap hambaNya ialah:
_*"Hukuman yang terasa"* pada harta, atau anak, atau kesehatan._

Sesungguhnya *hukuman terberat* ialah: _*"Hukuman yang tidak terasa"*_ pada kematian hati, lalu ia tidak merasakan nikmatnya ketaatan, dan tidak merasakan sakitnya dosa._

Karena itu wahai anakku, *Perbanyaklah di sela sela harimu, amalan taubat dan istighfar, semoga Allah menghidupkan hatimu...*

(Diterjemahkan dari Taushiyah Syaikh Abdullah Al-'Aidan di Masjidil Haram pada 22 Rajab 1437)
🕋🌴🌴🐫

Sabtu, 14 Mei 2016

Kita ini seperti sebuah buku

Renungan Pagi ••••

"Kita ini Seperti Sebuah BUKU"

Cover depan adalah tanggal lahir.
Cover belakang adalah tanggal kematian.

Tiap lembarnya, adalah tiap hari dalam hidup kita dan apa yg kita lakukan.

Ada buku yg tebal,
ada buku yg tipis.

Ada buku yg menarik dibaca,
ada yg sama sekali tidak menarik.

Sekali salah tertulis, ternyata Allah msh memberikan kesempatan kita menghapusnya dengan taubatan nashuha (taubat sungguh-sungguh).

Tapi hebatnya,
seburuk apapun halaman sebelumnya, selalu tersedia halaman selanjutnya yg putih bersih, baru dan tiada cacat.

Sama dengan hidup kita, seburuk apapun kemarin,
Allah Yang Maha Rahman selalu menyediakan hari yang baru untuk kita.

Kita selalu diberi kesempatan baru untuk melakukan sesuatu yg benar dalam hidup kita setiap harinya.

Kita selalu bisa memperbaiki kesalahan kita dan melanjutkan alur cerita kedepannya sampai saat usia berakhir, yang sudah ditetapkanNYA.

Terima kasih Yaa Allah utk hari yg baru ini.

Syukuri hari ini dan isilah halaman buku kehidupanmu dgn hal-hal yg baik semata.

Dan, jangan pernah lupa, untuk selalu bertanya kepada Allah Subhanahu Wa Ta'aala, tentang apa yang harus ditulis tiap harinya.

Supaya pada saat halaman terakhir buku kehidupan kita selesai, kita dapati diri ini sebagai pribadi yg berkenan kepadaNya.

Dan buku kehidupan itu layak untuk dijadikan teladan bagi anak-anak kita dan siapapun setelah kita nanti.
Aamiin.

Selamat menulis di buku kehidupanmu,
Menulislah dengan tinta cinta dan kasih sayang, serta pena yang diridhoi Allah Ta'ala.

بارك الله فيكم

Selamat pagi...selamat beraktifitas dan menulis bukumu hari ini, Bismillah....  🙏🙏🙏

Silaturahmi

Menurut saya, ada satu hal yang semakin hari semakin memudar dalam pengasuhan zaman sekarang, terlebih di kota-kota besar, yaitu silaturrahmi.

Perintah Allah ini semakin lama semakin tidak di praktekkan, hidup semakin nafsi-nafsi.

Saya kebetulan terlahir dari seorang ibu yang menjadikan silaturrahmi sebuah hobi. Kami di ‘geret’ ke semua acara yang bisa beliau geret, kawinan, khitanan, musibah, lamaran, dari sejak memori saya mulai merekam. Walhasil, kami jadi dekat dengan anak-anak yang juga di ‘geret’ sama orgtuanya ke acara2 seperti itu. kadang mereka sepupu agak jauh, kadang mereka orang yang tidak ada hubungan darah sama sekali. Yang sepupu jauh kadang jadi ikut nginep di rumah. Yang bukan saudara jadi seperti saudara. Bukan hanya acara keluarga, tapi juga acara orang-orang yang datang dari kampung yang sama dengan orang tua saya, ke rumah teman ibu saya dan masih banyak lagi contohnya.

Sebagai anak remaja yang normal, saya tidak selalu setuju dan berjingkrakan happy dengan perintah itu, walau dalil keuntungan silaturrahmi yang meluaskan rezeki dan memanjangkan umur, siapa sih yang tidak tahu. Tapi yang namanya kebaikan dan ibadah, selalu ada jendral setan datang menggoda. Ya capek, ya males, dan seribu alasan lainnya selalu saja ada.

Tapi saya selalu diingatkan Allah bahwa dalil itu benar, minimal yang rezeki yang luas, karena yang usia panjang mah kan nggak keliatan. Hampir setiap kali sy ‘memaksakan diri’ bersilaturrahmi, ada saja rezeki yang saya terima. Mulai dari sebuah jeruk sampai minimal belajar dari kesalahan dan pengalaman hidup org lain karena org yang saya datangi hanya berkeluh kesah tentang dirinya saja. Rezeki kan gak selalu datang dalam bentuk materi. Bisa dalam bentuk senyuman, kesabaran mendengarkan cerita orang, kawan/saudara yang bisa di tandangi, dan kesehatan untuk bersilaturrahmi lagi di keesokan hari.

Seorang dai kondang juga pernah mengatakan bahwa perpanjangan umur dalam dalil silaturrahmi ini nggak melulu di lihat dari usia fisik yang bahkan kita tidak tahu takdirnya berapa, sehingga kita tidak tahu di perpanjang atau tidaknya, tapi dari usia ‘psikis’, atau kenangan. Contohnya, di berpuluh tahun pengalaman saya di bawa serta orgtua saya untuk ikut dalam pelbagai bentuk acara orang aceh, ada 2-3 orang yang paling aktif, paling sering muncul, paling sibuk setiap kali ada acara, salah satunya sebut saja Pakcik Z. Ia sukarela menjadi ketua panitia, atau menjadi seksi (yang super) sibuk, datang paling awal, pulang paling akhir, dan lain sebagainya, ia tidak pernah absen dalam acara-acara keluarga, mau acara senang maupun duka, seakan ia sangat menikmatinya. Pakcik Z meninggal beberapa tahun silam dan setiap kali ada acara orang aceh yang saya datangi.. seakan ada yang hilang, ada yang kosong, ada yang tidak lengkap, ada yang di rindukan. Usia riil secara fisik beliau mungkin pendek.. tapi usia beliau yang berada di ingatan orang-orang jelas jauh lebih panjang.

Sebaliknya, orangtua2 yang hampir tidak pernah membawa anak mereka serta ke acara-acara keluarga, ikut bertandang ke teman orangtuanya, menengok orang yang sakit atau takziyah, mereka seakan tidak ada. Pernah suatu kali Maktuo R menikahkan anaknya, saya sampai kaget bahwa dia punya anak karena saya boro-boro pernah bertemu dengannya, dengar bahwa dia pny anak saja tidak. Mereka, walaupun masih ada usia ruh dalam raga, seakan tidak ada.

Bawalah anak anda serta ketika hendak bersilaturrahmi, mereka suka atau tidak suka. Anak-anak terkadang belum tahu apa yang baik dan yang tidak untuk mereka. Kadang untuk ‘beribadah’ itu kudu sedikit di ‘paksa’ agar terbiasa. Jangan mengajaknya dengan memberikan dalil akibat dari memutus silaturrahmi saja, tapi kasih tau sisi positif nya juga, bahwa silaturrahmi ini salah satu resep masuk surga.

Bukankah setelah orangtuanya tiada, tanda bakti seorang anak adalah tetap bersilaturrahmi dengan sanak, kerabat ayah ibunya?Jangan sampai walau sekota, karena macet, sibuk, capek atau apalah, ketemu sama teman dan saudara cuma lebaran saja.

Artikel ini saya tulis untuk saya. Bagi mereka yang mengenal saya dengan baik, tahu betul ini adalah ‘salah satu bolongan yang harus saya isi’. Tapi Rasulullah memerintahkan untuk mengajak dalam kebaikan walaupun kita belum melakukannya sendiri. Dan allah bilang bahwa sesama muslim itu bersaudara, jadi ambil saja ini sebagai tanda cinta saya. Semoga allah semakin membuka hati kita semua untuk lebih mudah, lebih sering dan lebih suka bersilaturrahmi, agar bisa bertemu di syurga nanti.. Aamiin.

-Sarra Risman
*jika di rasa manfaat, tidak perlu izin untuk membagikan artikel ini

References:
1. “… Dan bertakwalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan) nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain, dan (peliharalah) hubungan silaturrahim. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu... ( QS. An-Nisa ; 1 )

2. Dari Anas bin Malik ra, bahwa Rasulullah saw bersabda : “ barangsiapa yang ingin diluaskan rizkinya dan dipanjangkan umurnya ( kebaikannya ) maka bersilaturahmilah.   ( HR. Bukhari )

3. Dari Abdillah bin Salam ra berkata : Ketika Nabi saw tiba di Madinah, orang berebut mendekat kepadanya, aku termasuk yang berebut. Tatkala nampak jelas kepadaku wajahnya, saya tahu bahwa wajahnya bukan wajah pendusta. Dan yang pertama saya dengar darinya, beliau bersabda : “ Sebarluaskan salam, bersedekahlah dengan makanan, bersilaturahmilah,  dan shalatlah di malam hari saat orang lain lelap tidur, kamu akan masuk surga dengan selamat.”  ( HR. Ahmad dan Ad-Darimi )

4. “Bentuk kebaktian kepada orang tua yang paling tinggi, menyambung hubungan dengan orang yang dicintai bapaknya, setelah ayahnya meninggal.” (HR. Muslim no. 2552)

5. Dari Anas ra d ia berkata, kami bertanya, “Ya Rasulullah, kami tidak akan menyuruh orang untuk berbuat baik sebelum kami sendiri mengamalkan semua kebaikan dan kami tidak akan mencegah kemungkaran sebelum kami meninggalkan semua kemungkaran.” Maka Nabi SAW bersabda, “Tidak, bahkan serulah kepada kebaikan meskipun kalian belum mengamalkan semuanya, dan cegahlah dari kemungkaran, meskipun kalian belum meninggalkan semuanya.” (HR. Thabrani).

Rabu, 23 Maret 2016

Nasib pengguna motor

Ke kantor lebih efisien kalo naik motor, jika kantor dan rumah tidak dekat stasiun kereta. Tapi sayang jalanan untuk motor malah dibatasi

Padahal jika fasilitas jalan utk pengguna motor dilengkapi, pengguna mobil pribadi akan berkurang. Jalanan akan lebih senggang

Apa bisa kita memaksakan warga jakarta utk naik mass transport yg katanya murah? Ya murah jika rumahnya dekat halte/stasiun mass transport

Pemukiman penduduk sebagian besar jauh dari halte / stasiun. Kl berharap semua org harus naik mass transport rasanya sesuatu yg tdk mungkin

Biaya utk ke kantor, rmh-stasiun-kantor = 4000+2000+4000, PP jadi 20000, pdhl kl naik motot cuma 1 liter bensin + service. Sktr 10000 an PP

Sayang sungguh, pengguna motor jalanannya semakin disusah, ga boleh lewat jalan utama. Akhirnya lewat jalan pinggir semua, dan jd macet.

Berharap pemerintah memfasilitasi jalan utk pengguna motor, cth jalan bawah tanah khusus motor, shg ga kepanasan dan ga kehujanan, jalan layang/tol khusus pengguna motor.

Padahal jika semua pekerja WAJIB naik motor atau mass transport, dijamin dalam 1 hari besok kemacetan jakarta jauh berkurang

Dgn motor kita lebih fleksible, tidak harus menunggu mass trnsport lewat, kita bisa masuk ke gang-gang kecil, ga susah parkir. Kl mobil, parkir aja sudah, nyempitin jalan.

saya pernah mengalami susah parkir mobil, akhirnya istri saya yg keluar belanja dan saya mutar2 di jalan sampai istri selesai belanja.

Ayo kita naik motor....
Biar jakarta ga macet..